Apoteker Mohamad Aprianto Paneo Kenalkan DAGUSIBU Sejak Dini melalui Kuis Digital Interaktif
Siswa baru SMA Negeri 3 Kota Gorontalo belajar mendapatkan, menggunakan, menyimpan, dan membuang obat dengan benar melalui kuis daring yang edukatif, kompetitif, dan menyenangkan.
Pengenalan penggunaan obat yang benar tidak harus berlangsung secara kaku. Melalui pendekatan kuis digital interaktif, apt. Mohamad Aprianto Paneo, M.Farm., mengajak siswa baru SMA Negeri 3 Kota Gorontalo mengenal prinsip DAGUSIBU dengan cara yang lebih aktif, meriah, dan sesuai dengan dunia remaja.
KOTA GORONTALO — Edukasi DAGUSIBU kepada siswa baru SMA Negeri 3 Kota Gorontalo dilaksanakan pada Jumat, 17 Juli 2026, bertempat di Aula SMA Negeri 3 Kota Gorontalo. Materi disampaikan oleh apt. Mohamad Aprianto Paneo, M.Farm. dengan memanfaatkan kuis daring interaktif sebagai media pembelajaran.
DAGUSIBU merupakan akronim dari Dapatkan, Gunakan, Simpan, dan Buang Obat dengan Benar. Konsep ini diperkenalkan sejak usia sekolah agar generasi muda memiliki pemahaman dasar tentang penggunaan obat yang aman, tepat, dan bertanggung jawab.
Mengenalkan Penggunaan Obat Sejak Dini
Dalam pemaparannya, apt. Mohamad Aprianto Paneo menjelaskan bahwa obat tidak boleh digunakan secara sembarangan. Setiap obat memiliki manfaat, dosis, aturan penggunaan, cara penyimpanan, dan risiko yang harus dipahami oleh penggunanya.
Para siswa diingatkan untuk memperoleh obat dari tempat resmi, seperti apotek, puskesmas, klinik, dan rumah sakit. Mereka juga diajak untuk membiasakan diri membaca informasi pada kemasan serta mengikuti petunjuk dokter atau apoteker.
Belajar dengan Teknologi yang Dekat dengan Remaja
Pemanfaatan telepon pintar dan platform daring membuat edukasi kesehatan terasa lebih menarik, mudah diikuti, dan relevan dengan kebiasaan belajar generasi muda.
Kuis Daring Berlangsung Meriah
Setelah mendapatkan penjelasan mengenai prinsip-prinsip DAGUSIBU, para siswa mengikuti kuis daring interaktif melalui laman dagusibu.apotekergorontalo.com. Kuis dapat diakses menggunakan telepon pintar masing-masing peserta.
Pertanyaan yang diberikan berkaitan dengan berbagai situasi yang sering ditemukan dalam kehidupan sehari-hari, seperti tempat yang tepat untuk memperoleh obat, cara membaca aturan pakai, waktu penggunaan obat, cara penyimpanan, serta penanganan obat rusak atau kedaluwarsa.
🎮 Kuis DAGUSIBU Online
Platform kuis interaktif digunakan untuk membantu siswa memahami materi sambil berkompetisi secara sehat. Peserta dapat melihat nilai dan posisi peringkat berdasarkan ketepatan jawaban.
Buka Kuis DAGUSIBUSuasana aula berlangsung meriah ketika para peserta mulai menjawab pertanyaan. Para siswa tampak antusias memperhatikan layar telepon pintar dan berusaha memberikan jawaban yang cepat serta tepat untuk memperoleh nilai terbaik.
Sistem peringkat yang ditampilkan secara langsung membuat pembelajaran terasa lebih kompetitif. Namun, kompetisi tersebut tetap diarahkan sebagai pengalaman belajar yang menyenangkan dan mendorong siswa untuk memahami materi dengan lebih baik.
Sepuluh Peserta Terbaik Mendapatkan Doorprize
Peringkat Terbaik Mendapatkan Apresiasi
Siswa yang berhasil masuk dalam peringkat sepuluh besar memperoleh doorprize sebagai bentuk penghargaan atas ketepatan jawaban, keaktifan, dan semangat mereka selama mengikuti kegiatan.
Pengumuman peringkat sepuluh besar menjadi salah satu momen yang paling ditunggu. Para siswa memberikan dukungan dan apresiasi kepada teman-temannya yang berhasil mendapatkan nilai tertinggi.
Pemberian doorprize tidak hanya menambah kemeriahan acara, tetapi juga menjadi penghargaan bagi peserta yang menunjukkan perhatian dan pemahaman terbaik terhadap materi DAGUSIBU.
Meskipun hanya sepuluh peserta yang mendapatkan doorprize, seluruh siswa memperoleh manfaat berupa pengetahuan dasar mengenai penggunaan obat yang aman dan bertanggung jawab.
Pendekatan kuis interaktif membuat siswa tidak hanya mendengarkan materi, tetapi juga terlibat langsung, berpikir cepat, dan mengingat kembali prinsip-prinsip penggunaan obat yang benar.
Teknologi sebagai Media Edukasi Kesehatan
Pemanfaatan platform digital menunjukkan bahwa teknologi dapat menjadi sarana yang efektif untuk menyampaikan informasi kesehatan. Telepon pintar yang biasanya digunakan sebagai media komunikasi dan hiburan juga dapat dimanfaatkan sebagai alat pembelajaran.
Melalui kuis daring, pemateri dapat melihat tingkat pemahaman siswa berdasarkan jawaban yang diberikan. Pertanyaan yang belum dijawab dengan tepat dapat dibahas kembali agar siswa memperoleh penjelasan yang benar.
Pendekatan tersebut membuat proses edukasi tidak hanya berlangsung satu arah. Siswa menjadi peserta aktif yang ikut membaca, menganalisis pertanyaan, memilih jawaban, serta mengevaluasi pemahamannya sendiri.
Mendorong Siswa Menjadi Agen Informasi Kesehatan
Edukasi DAGUSIBU sejak dini diharapkan dapat membentuk kebiasaan menggunakan obat secara bijak. Para siswa tidak hanya diharapkan menerapkan pengetahuan tersebut untuk dirinya sendiri, tetapi juga menyampaikannya kepada keluarga dan teman-teman di lingkungan sekitarnya.
Generasi muda memiliki peran penting dalam menyebarkan informasi kesehatan yang benar. Di tengah banyaknya informasi tentang obat yang beredar melalui media sosial, siswa perlu memiliki kemampuan untuk membedakan informasi yang dapat dipercaya dan informasi yang berpotensi menyesatkan.
Kegiatan di Aula SMA Negeri 3 Kota Gorontalo ini menjadi contoh bahwa edukasi kesehatan dapat dikemas secara kreatif, inovatif, dan menyenangkan. Melalui perpaduan penjelasan langsung dan kuis digital, materi DAGUSIBU menjadi lebih mudah dipahami oleh para siswa.
Pengenalan DAGUSIBU melalui laman dagusibu.apotekergorontalo.com diharapkan dapat menjadi salah satu langkah dalam membangun generasi muda Gorontalo yang sehat, cerdas, kritis, dan bertanggung jawab dalam menggunakan obat.