Hidup Lebih Baik Bersama Pengobatan TB: Potret Kualitas Hidup Pasien di Gorontalo
Hidup Lebih Baik Bersama Pengobatan TB: Potret Kualitas Hidup Pasien di Gorontalo Tuberkulosis (TB) merupakan penyakit menular yang tidak hanya memengaruhi kondisi fisik, tetapi juga berdampak pada aspek psikologis, sosial, dan produktivitas penderitanya. Penelitian yang dilakukan oleh Nabila Natasya Sumaga di bawah bimbingan Madania, S.Farm., M.Sc., Apt. dan Mohamad Reski Manno, M.Farm., Apt. bertujuan menggambarkan kualitas hidup pasien TB yang menjalani pengobatan di RSUD Toto Kabila dan Puskesmas Kota Timur. Penelitian melibatkan 86 pasien TB, terdiri atas 51 pasien di RSUD Toto Kabila dan 35 pasien di Puskesmas Kota Timur. Pengukuran kualitas hidup dilakukan menggunakan instrumen EQ-5D-5L dan EQ-VAS yang menilai kondisi kesehatan fisik, aktivitas sehari-hari, tingkat nyeri, serta persepsi pasien terhadap kesehatan mereka sendiri. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar pasien memiliki kualitas hidup pada kategori sedang hingga baik. Masalah yang paling banyak dialami pasien berada pada dimensi nyeri atau ketidaknyamanan dan aktivitas sehari-hari. Nilai rata-rata EQ-VAS pasien di RSUD Toto Kabila sebesar 68,14, sedangkan di Puskesmas Kota Timur sebesar 71,86. Sementara itu, nilai utilitas kualitas hidup masing-masing sebesar 0,6168 dan 0,6204.