Mahasiswa Program Profesi Apoteker Angkatan III UNG Mulai Jalani PKPA di Apotek dan Puskesmas Gorontalo
Gorontalo, 14 September 2026 — Mahasiswa Program Studi Pendidikan Profesi Apoteker (PSPPA) Angkatan III, Jurusan Farmasi, Fakultas Olahraga…
Artikel dan informasi mengenai Farmasi.
Gorontalo, 14 September 2026 — Mahasiswa Program Studi Pendidikan Profesi Apoteker (PSPPA) Angkatan III, Jurusan Farmasi, Fakultas Olahraga…
Gorontalo – Program Studi Pendidikan Profesi Apoteker (PSPPA), Jurusan Farmasi, Fakultas Olahraga dan Kesehatan Universitas Negeri Gorontal…
Gorontalo – Pengurus Daerah Ikatan Apoteker Indonesia (PD IAI) Provinsi Gorontalo menyatakan kesiapan untuk menyambut serta secara konsiste…
Sinergi dan Kolaborasi Apoteker dalam Meningkatkan Perlindungan Masyarakat
Bone Bolango, Gorontalo – Mahasiswa Program Studi Pendidikan Profesi Apoteker (PSPPA) Universitas Negeri Gorontalo (UNG) melaksanakan kegia…
Isimu Raya, 11 Agustus 2026 — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Profesi Kesehatan (KKN-PK) Universitas Negeri Gorontalo melaksanakan Agenda Prog…
Bone Bolango, Gorontalo – Mahasiswa Program Studi Pendidikan Profesi Apoteker (PSPPA) Universitas Negeri Gorontalo (UNG) kembali menunjukka…
Hidup Lebih Baik Bersama Pengobatan TB: Potret Kualitas Hidup Pasien di Gorontalo Tuberkulosis (TB) merupakan penyakit menular yang tidak hanya memengaruhi kondisi fisik, tetapi juga berdampak pada aspek psikologis, sosial, dan produktivitas penderitanya. Penelitian yang dilakukan oleh Nabila Natasya Sumaga di bawah bimbingan Madania, S.Farm., M.Sc., Apt. dan Mohamad Reski Manno, M.Farm., Apt. bertujuan menggambarkan kualitas hidup pasien TB yang menjalani pengobatan di RSUD Toto Kabila dan Puskesmas Kota Timur. Penelitian melibatkan 86 pasien TB, terdiri atas 51 pasien di RSUD Toto Kabila dan 35 pasien di Puskesmas Kota Timur. Pengukuran kualitas hidup dilakukan menggunakan instrumen EQ-5D-5L dan EQ-VAS yang menilai kondisi kesehatan fisik, aktivitas sehari-hari, tingkat nyeri, serta persepsi pasien terhadap kesehatan mereka sendiri. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar pasien memiliki kualitas hidup pada kategori sedang hingga baik. Masalah yang paling banyak dialami pasien berada pada dimensi nyeri atau ketidaknyamanan dan aktivitas sehari-hari. Nilai rata-rata EQ-VAS pasien di RSUD Toto Kabila sebesar 68,14, sedangkan di Puskesmas Kota Timur sebesar 71,86. Sementara itu, nilai utilitas kualitas hidup masing-masing sebesar 0,6168 dan 0,6204.
Penelitian Nur Alifia Karina Munafri mengeksplorasi potensi ekstrak ikan hulu’u (Giuris margaritacea) dari Gorontalo sebagai bahan alam dalam pengembangan sediaan spray gel topikal. Ekstrak diperoleh melalui metode pemanasan dan dikonfirmasi mengandung protein melalui uji Biuret, kemudian diformulasikan menggunakan HPMC dengan variasi konsentrasi 0,1%, 0,3%, dan 0,5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa HPMC 0,3% merupakan basis yang paling sesuai, sedangkan formula dengan ekstrak 30% (F3) memberikan karakteristik terbaik di antara formula yang diuji. Sediaan menunjukkan karakteristik fisik yang baik, protein tetap terdeteksi melalui analisis FTIR, dan hasil pengujian stabilitas menunjukkan karakteristik sediaan relatif stabil pada kondisi pengujian. Secara keseluruhan, penelitian ini menunjukkan bahwa ekstrak ikan hulu’u berpotensi dikembangkan lebih lanjut sebagai bahan alam untuk sediaan topikal berbentuk spray gel. Namun, penelitian ini masih berada pada tahap formulasi dan karakterisasi, sehingga diperlukan penelitian lanjutan, termasuk uji pelepasan zat aktif dan stabilitas jangka panjang, sebelum dapat dikembangkan lebih jauh sebagai produk farmasi atau kosmetik.
Kegiatan edukasi mengenai penggunaan kosmetik yang aman dilaksanakan di SMA Negeri 1 Paguyaman untuk meningkatkan pengetahuan siswa tentang pemilihan dan penggunaan kosmetik secara bijak. Materi yang disampaikan meliputi pentingnya memperhatikan keamanan, legalitas, kandungan, dan cara penggunaan kosmetik. Selain itu, siswa diperkenalkan dengan hydrogel sebagai teknologi sediaan modern yang memiliki kemampuan menjaga kelembapan dan berpotensi digunakan dalam produk perawatan kulit. Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran siswa untuk menjadi konsumen kosmetik yang cerdas dan mengutamakan keamanan produk.
Pendidikan dan Karier Bukan Cuma Jaga Apotek! Kuliah Farmasi Bisa Membuka Pintu Karier Besar Dari rumah sakit, industri obat, kosmetik, pen…
Panduan Calon Mahasiswa 10 Tips dan Trik agar Siap Menjadi Mahasiswa Farmasi Kuliah farmasi bukan hanya mempelajari nama obat. Mahasiswa ju…
🔬 Artikel Ilmiah Populer Gel Kurkumin Berbasis Carbopol Tetap Stabil pada Variasi Suhu Ekstrem Penelitian dari Jurusan Farmasi Universitas …
🔬 Artikel Ilmiah Populer 💊 Teknologi Farmasi Diuji hingga 8.000 rpm, Formula Nanoemulsi F4 Tunjukkan Stabilitas Fisik Terbaik Penelitian ti…
KOTA GORONTALO — Pengenalan prinsip DAGUSIBU kepada generasi muda dapat dilakukan dengan cara yang menarik dan sesuai dengan perkembangan teknologi. Hal tersebut diterapkan oleh apt. Mohamad Aprianto Paneo, M.Farm., dalam kegiatan edukasi kepada siswa baru SMA Negeri 3 Kota Gorontalo pada Jumat, 17 Juli 2026, bertempat di Aula SMA Negeri 3 Kota Gorontalo. Dalam kegiatan tersebut, para siswa diperkenalkan dengan konsep DAGUSIBU, yaitu Dapatkan, Gunakan, Simpan, dan Buang Obat dengan Benar. Edukasi disampaikan melalui pendekatan kuis daring interaktif yang dapat diakses menggunakan telepon pintar melalui laman dagusibu.apotekergorontalo.com.
PC Ikatan Apoteker Indonesia Kota Gorontalo memberikan edukasi DAGUSIBU kepada siswa baru SMA Negeri 3 Kota Gorontalo pada Jumat, 17 Juli 2026. Kegiatan yang berlangsung di Aula SMA Negeri 3 Kota Gorontalo tersebut memperkenalkan cara mendapatkan, menggunakan, menyimpan, dan membuang obat dengan benar melalui diskusi kelompok, kuis interaktif, serta pembagian doorprize. Kegiatan dibuka oleh Ketua PC IAI Kota Gorontalo, apt. Andi Isna Arifandi, S.Si., dan dihadiri pengurus PD IAI Gorontalo, para apoteker, kepala sekolah, serta guru.