Mahasiswa lintas bidang kesehatan memberikan edukasi mengenai cara mencuci tangan yang benar serta pentingnya menjaga kebersihan diri dan lingkungan.
Kegiatan edukasi kesehatan ini melibatkan mahasiswa dari berbagai bidang, yaitu Farmasi, Keperawatan, Kedokteran, dan Kesehatan Masyarakat. Kolaborasi lintas bidang tersebut menjadi salah satu bentuk kontribusi mahasiswa dalam meningkatkan pengetahuan kesehatan sejak usia sekolah.
Sosialisasi dihadiri oleh Wakil Kepala SDN 2 Tibawa, staf dewan guru, serta siswa-siswi kelas IV. Pihak sekolah menyambut baik pelaksanaan kegiatan tersebut karena memberikan pengetahuan praktis yang dapat diterapkan oleh siswa dalam kehidupan sehari-hari.
Cuci Tangan yang Benar
Siswa mendapatkan penjelasan dan praktik mengenai tahapan mencuci tangan menggunakan sabun dan air mengalir.
Kebersihan Diri
Edukasi mencakup kebiasaan menjaga kebersihan tubuh, pakaian, tangan, kuku, dan perlengkapan pribadi.
Lingkungan Sehat
Siswa diajak menjaga kebersihan kelas, membuang sampah pada tempatnya, serta merawat lingkungan sekolah dan rumah.
Edukasi Cuci Tangan secara Interaktif
Materi utama dalam kegiatan ini adalah edukasi mengenai cara mencuci tangan yang benar. Mahasiswa KKN Profesi Kesehatan UNG menjelaskan bahwa tangan dapat menjadi salah satu media perpindahan kuman apabila tidak dibersihkan dengan baik.
Para siswa diperkenalkan pada tahapan mencuci tangan menggunakan sabun dan air mengalir, mulai dari membasahi kedua tangan, menggosok telapak dan punggung tangan, membersihkan sela-sela jari, ujung jari, ibu jari dan kuku, kemudian membilas serta mengeringkan tangan dengan benar.
Penyampaian materi dilakukan secara komunikatif dan disesuaikan dengan usia peserta. Siswa tidak hanya mendengarkan penjelasan, tetapi juga diajak mengikuti dan mempraktikkan gerakan mencuci tangan yang telah diperagakan oleh mahasiswa.
Waktu Penting untuk Mencuci Tangan
- Sebelum makan atau memegang makanan.
- Setelah menggunakan toilet.
- Setelah bermain dan beraktivitas di luar ruangan.
- Setelah memegang sampah atau benda yang kotor.
- Setelah batuk, bersin, atau membersihkan hidung.
Menanamkan Kebiasaan Bersih Sejak Dini
Selain mencuci tangan, mahasiswa juga menyampaikan pentingnya menjaga kebersihan diri dan lingkungan. Para siswa diajak membiasakan diri mandi secara teratur, menggunakan pakaian yang bersih, menjaga kebersihan kuku, serta tidak menggunakan perlengkapan pribadi secara bergantian.
Di lingkungan sekolah, siswa diingatkan untuk membuang sampah pada tempatnya, menjaga kebersihan meja dan ruang kelas, menggunakan toilet dengan tertib, serta ikut merawat fasilitas sekolah.
Kolaborasi Mahasiswa Lintas Bidang Kesehatan
Keterlibatan mahasiswa Farmasi, Keperawatan, Kedokteran, dan Kesehatan Masyarakat memberikan nilai tersendiri dalam kegiatan ini. Setiap bidang kesehatan berkontribusi dalam menyampaikan pesan kesehatan dengan pendekatan yang sederhana, menarik, dan mudah dipahami oleh anak-anak.
Antusiasme siswa terlihat selama kegiatan berlangsung. Mereka aktif mengikuti arahan, menjawab pertanyaan, dan mempraktikkan langkah-langkah mencuci tangan yang benar bersama mahasiswa.
Melalui kegiatan sosialisasi ini, mahasiswa KKN Profesi Kesehatan Universitas Negeri Gorontalo berharap siswa-siswi SDN 2 Tibawa dapat menerapkan PHBS secara konsisten dan menjadi contoh bagi teman serta keluarga di lingkungan masing-masing.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari program KKN Profesi Kesehatan UNG di Desa Isimu Raya dalam mendukung peningkatan pengetahuan, kepedulian, dan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pencegahan penyakit melalui kebiasaan hidup bersih dan sehat.