Majalah kesehatan populer dan ilmiah berbasis bukti
Pasang IklanKerja SamaLogin Redaksi
POPULER

Mahasiswa KKN-PK UNG Desa Reksonegoro Gelar Sosialisasi Manajemen dan Pelatihan Penanganan Luka Ringan Bekali Keterampilan Pertolongan Pertama Pada Siswa SDN 25 Tibawa

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Profesi Kesehatan (KKN-PK) Universitas Negeri Gorontalo melaksanakan Sosialisasi dan Pelatihan Manajemen Luka Ringan bagi siswa SDN 25 Tibawa pada Kamis, 23 Juli 2026. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan siswa dalam memberikan pertolongan pertama pada luka ringan melalui penyampaian materi, simulasi kejadian cedera, serta praktik penanganan luka secara tepat dan aman.

Mahasiswa KKN-PK UNG Desa Reksonegoro Gelar Sosialisasi Manajemen dan Pelatihan Penanganan Luka Ringan Bekali Keterampilan Pertolongan Pertama Pada Siswa SDN 25 Tibawa

Reksonegoro, 23 Juli 2026 – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Profesi Kesehatan (KKN-PK) Universitas Negeri Gorontalo melaksanakan kegiatan Sosialisasi dan Pelatihan Manajemen Luka Ringan bagi siswa SDN 25 Tibawa pada Kamis (23/07/2026). Kegiatan yang berlangsung di aula SDN 25 Tibawa ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan siswa dalam melakukan penanganan awal luka ringan secara tepat, aman, dan sesuai prinsip pertolongan pertama.

Kegiatan diawali dengan pembukaan, doa, serta pre-test untuk mengetahui pemahaman awal peserta mengenai penanganan luka ringan.

Selanjutnya, materi “Manajemen Luka Ringan” disampaikan oleh Huzaima Mooduto, mahasiswa KKN-PK dari bidang Keperawatan. Materi mencakup pengertian dan jenis-jenis luka ringan yang umum terjadi di lingkungan sekolah, langkah penanganan berdasarkan jenis luka, serta hal-hal yang perlu dihindari dalam memberikan pertolongan pertama.

Setelah penyampaian materi, peserta mengikuti simulasi penanganan luka ringan secara langsung. Melalui kegiatan praktik tersebut, siswa diperkenalkan pada langkah-langkah pertolongan pertama dengan menggunakan perlengkapan simulasi, seperti air bersih atau NaCl, antiseptik, kasa steril, plester, perban, sarung tangan, dan perlengkapan pendukung lainnya. Metode simulasi ini diharapkan dapat membantu siswa memahami sekaligus mempraktikkan penanganan luka ringan dengan benar.

Kegiatan berlangsung secara interaktif dengan adanya sesi diskusi dan tanya jawab. Evaluasi dilakukan melalui post-test dan observasi selama simulasi untuk melihat pemahaman serta keterampilan peserta setelah mengikuti kegiatan. 


Melalui sosialisasi dan pelatihan ini, mahasiswa KKN-PK berharap siswa memiliki kesiapsiagaan yang lebih baik dalam menghadapi cedera ringan serta mampu memberikan pertolongan pertama secara tepat dan aman sebelum mendapatkan penanganan lebih lanjut dari tenaga kesehatan.